Alam semesta yang teramat sangat luas ini tidak akan bisa diukur oleh manusia, kemampuan manusia yang penuh dengan keterbatasan tidak akan mampu menyingkap misteri tersebut.  Kita hanya disuruh untuk meyakininya dan mempercayainya sebagai wujud betapa maha besarnya Allah SWT sang maha pencipta.  Mungkin bila diibaratkan kita ini kecil seperti bakterinya bakterinya bakteri (wah bakteri pangkat 3 donk) bila alam semesta itu sebesar tubuh kita, atau mungkin lebih kecil dari itu.

Jangankan demikian, didalam bumi tempat kita berpijak sendiri saja masih banyak misteri yang belum terungkap apalagi kita mau mencari yang diluar sana?  Tentu ilmu manusia tidak akan bisa mencapainya, apalagi manusia itu fikirannya terlalu logis dan rasional… karena kebesaran Tuhan tidak bisa dicapai dengan logika kita.

Menyambung dari kisah sebelumnya, sebenarnya luas alam semesta ini seperti apa ya? Tentu akan saya kaji dari segi pandangan religius/agama karena tiada yang maha tahu selain Allah SWT.. dan tentunya apa yang wahyukanNya adalah benar dan wajib kita percayai.  Karena itu Allah mempersilahkan kita untuk mencari tahu sebanyak2nya yang ada didunia tetapi harus ingat bahwa manusia memiliki keterbatasan dan kita dilarang untuk berfikir melampaui kemampuan kita.  Jadi buat pembaca yang non muslim jangan berhenti membacanya, karena siapa tahu ini bisa jadi info berharga yang bisa dikaji bersama.

Bila melihat sejarah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, diceritakan bahwa langit terdiri dari tujuh lapisan… apakah benar2 tujuh lapisan? Hanya Allah yang maha tahu… Untuk mengetahui perjalanan Isra’  Mi’raj Nabi Muhammad SAW klik disini.

Disebutkan bahwa Muhammad SAW bersama jibril melewati 7 gerbang atau 7 lapisan langit, dalam hal ini langit maksudnya adalah atas bumi (atau menuju keatas bumi, atau keluar angkasa keluar dari bumi).  Kendaraan yang digunakan Rasulullah adalah Bouraq, yang hingga saat ini bentuknya masih menjadi perdebatan.  Bouraq merupakan sebuah kendaraan bukan mesin seperti yang manusia ciptakan, kecepatannya pun tidak bisa dibayangkan dengan ilmu manusia.  Bouraq memiliki kemampuan untuk menembus antar dimensi dan tidak terpengaruh dengan hukum fisika dan aerodinamika yang berlaku.

Rasulullah saw. bersabda, “Didatangkan untukku Buraq yang merupakan hewan putih, panjangnya diatas himar dan dibawah bagal, kukunya berada di akhir ujungnya.”  Bouraq tercipta dari cahaya, saya juga tidak yakin kalo bouraq itu berbentuk kuda dengan sayap dan berkepala wanita seperti yang didebatkan, yang jelas itu adalah kendaraan yang luar biasa hebat dan memiliki kecepatan yang melebihi kecepatan cahaya.   Artinya untuk menyusuri alam semesta yang luas ini tidak mungkin dicapai dengan mesin yang diciptakan oleh manusia, karena manusia memiliki banyak keterbatasan.

Untuk masuk ke langit pertama hingga ketujuh, diceritakan bahwa Rasulullah harus bertemu dengan penjaga pintu dan meminta izin untuk membukanya yang kemudian menuju pintu berikutnya.  Subhanallah, berarti tidak sembarang manusia bisa menembus dan berpetualang jauh ke alam semesta ini.  Dari cerita Rasulullah sudah jelas digambarkan bahwa alam semesta ini sangatlah luas, tidak bisa kita kalikan dengan berapa tahun cahaya atau berapa kilometer kubik luasnya.

Takdir turun dari langit ?

Menurut sumber yang berbeda (dari buku Surga dan Neraka karangan siapa lupa), alam semesta ini ibarat sebuah ruangan yang sangat2 luas.. dikanan dan kirinya terdapat tiang penyangga yang sangat besar dan kuat.  Diatas tiang ini ada berlapis2 surga dan Arsy Allah (Wallahu alam bissawab) serta sebuah pohon yang daun2nya berjumlah sama seperti jumlah manusia yang hidup di dunia, bila ada daun yang tumbuh maka akan ada manusia yang lahir dan tertera nama serta nasibnya, dan bila ada daun yang gugur berarti pemilik daun tersebut sudah sampai usianya.

Itulah sebabnya ada yang mengatakan bahwa takdir kita sudah dituliskan dan turun dari langit.  Malaikat pembagi rezeki bertugas untuk memberikan rezeki kepada umat manusia di dunia termasuk hal lainnya seperti karier, jodoh, dan sebagainya.  Bisikan takdir inilah yang suka ingin dicuri dengar oleh setan, sehingga ia bisa menipu manusia… nah ini ni yang suka nanyain nomor ke dukun, karena ada dukun (ilmu hitam) bersekutu dengan setan.  Konon katanya ketika setan ingin mencuri dengar takdir ini dilemparkanlah tombak untuk mengusirnya, tombak ini turun kebumi dalam bentuk petir.   Makanya kalo liat petir menyambar tapi nggak ada mendung itu kali ya?

Jauh dibawah langit, dibagian kaki tiang alam semesta terdapat beberapa lapisan Neraka.. Jarak antara surga dan neraka ini sangatlah jauh.  Neraka adalah tempat yang sangat dahsyat panasnya, apinya berwarna hitam dan bila diibaratkan panasnya… jika setitik lubang jarum saja bocor dan mengenai bumi maka hancur leburlah bumi karena panasnya.  Artinya neraka letaknya dibawah alam semesta? Benarkah? Wallahualam bishawab


Tetapi luasnya alam semesta ini tidak sekecil yang digambarkan oleh kata2 diatas, ada lagi suatu cerita dari sumber yang berbeda : bahwa ada seorang manusia yang bertanya kepada Allah berapakah luas alam semesta ini? Maka orang tersebut diberikan kendaraan yang super cepat seperti bouraq, kemudian umurnya ditangguhkan.  Maka disuruhlah orang tersebut mencari “ujung dunia” alias ujungnya alam semesta.  Orang tersebut berangkat menaiki kendaraan tersebut hingga 1000 tahun lamanya, (1000 tahun waktu akhirat = bertriliyun2 abad lamanya didunia) hingga akhirnya orang tersebut kembali menghadap Allah dan berkata “Ya Allah, sungguh luas alam semesta ini” selama 1000 tahun mengitari ia tidak pernah menjumpai ujung alam semesta.

Tulisan diatas diambil dari berbagai sumber yang pernah dibaca.. tidak dijamin kebenarannya.. dan ini hanyalah berbagi cerita (anggap seperti fiksi ilmiah aja). Namun mari kita lihat dari sudut pandang kita saja bahwa betapa alam semesta ini sangat2lah luas hingga kita manusia tidak akan pernah bisa mencapai dan mengetahuinya.  Misteri lainnya adalah dunia dan akhirat, apakah langit diatas langit itu adalah akhirat? Sedangkan akhirat hanyalah bisa dicapai bagi ruh saja, sedangkan jasad yang hidup seperti kita tidak akan bisa menggapainya.  Sekali lagi tidak bisa kita telaah dengan akal pikiran manusia yang penuh dengan keterbatasan seperti kita.

Misteri ini yang menjadi fikiran kita, bukan kita cari kebenarannya… Bukti bahwa ilmu manusia tidak akan bisa mempelajari kekuasaan Tuhan.. tidak bisa pakai teori ini itu, hukum ini itu, atau rumus ini itu.  Tetapi dari misteri ini alangkah lebih baik kita memperkuat iman kita dan betapa Allah SWT maha besar dan maha pencipta.  Subhanallah Walhamdulillah Walailahailallah Wallahuakbar… Laa Hawala Walaa Kuwata Illabillahillaliyil Adzim…

Sekarang ada misteri tambahan lagi jadinya, apa itu 7 lapisan langit seperti yang diceritakan dalam Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW? Perlu kita gali nih misteri ini untuk mengungkap kebenarannya… So, simak terus blog Mencari Kebenaran ya? sapa tau kita bisa berbagi cerita :D

Baca lagi Mengungkap Kebenaran Misteri 7 Lapis Langit

About these ads